Sabtu, 29 November 2014

MAKALAH MACAM-MACAM PASAR

BAB I

PENDAHULUAN

 

A.Latar Belakang Masalah

 

Pasar memegang peran penting dalam menggerakkan ekonomi masyarakat Indonesia selain sebagai muara dari produk-produk rakyat, pasar juga berfungsi sebagai tempat untuk bekerja yang sangat berarti bagi masyarakat.

 

Sejak zaman penjajahan kegiatan pasar beserta para pedagangnya berkembang secara alamiah. Pasar adalah tempat dimana terjadi interaksi antara penjual dan pembeli, Pasar didalamnya terdapat

tiga unsur, yaitu: penjual, pembeli dan barang atau jasa yang keberadaannya tidak dapat dipisahkan, pertemuan antara penjual dan pembeli menimbulkan transaksi jual-beli (Majid, 1988).

 

Menurut Nastiti (2003) bahwa pasar timbul karena kelebihan produksi setelah kebutuhan sendiri terpenuhi memerlukan tempat pengaliran untuk dijual, selain itu pemenuhan  kebutuhan akan barang-barang memerlukan tempat yang praktis untuk mendapatkan barang-barang baik dengan menukar atau membeli.

Saat ini pasar dikenal dengan adanya pasar tradisional dan pasar modern. Keberadaan pasar tradisional sangat besar manfaatnya bagi sebagian besar masyarakat Indonesia sebagai tempat pemenuhan kebutuhan sehari-hari dankebutuhan berkala atau kebutuhan sandang dan pangan juga sebagai sarana penunjang kemajuan perekonomian Negara.

Di pasar tradisional terdapat banyak jenis komodiatas yang diperjual-belikan biasanya adalah barang-barang kebutuhan rumah tangga seperti sayuran, sembako, pakaian, dan barang kebutuhan sehari-hari lainya.

 

Kementerian Perdagangan menilai bahwa pengelolaan pasar tradisional masih bermasalahan sehingga memberikan persepsi

negatif kepada masyarakat, persoalan utama adalah pengelolaan yang bermasalah

sehingga pasar tradisonal tidak berjalan optimal, contoh dari pengelolaan pasar yang bermasalah adalah pasar yang memiliki dana pemeliharaan pasar yang minim, gang pasar sempit dan sesak serta jalan di depan pasar yang macet dan dipenuhi pedagang.

 

BAB II

PENGERTIAN PASAR

A.Pengertian pasar

              Dalam ilmu ekonomi, pasar adalah tempat bertemunya penjual dan pembeli, tidak selalu memerlukan lokasi fisik,dan bisa merujuk kepada suatu negara tempat suatu barang dijual dan dipasarkan.

Ø Pasar Pengertian Menurut:

     1. Fisik: tempat terjadi jual beli.

     2. Fungsional: interaksi permintaan dan penawaran dan terjadi harga keseimbangan       

3. Geografis: mengacu pada koneksi geografi.

 

B.Pasar Berdasarkan Wujudnya

1.     Pasar Konkret (nyata) adalah pasar yang tempat terjadinya secara langsung (tatap muka) antar pembeli dan penjual.

2.     Pasar Abstrak (tidak nyata) adalah pasar yang menunjukkan hubungan antara penjual dan penjual secara langsung maupun tidak langsung.

 

C.Pasar Berdasarkan Hubungan Dengan Proses Produksi

1.     Pasar output (pasar produk) adalah pasar yang menjual-belikan barang hasil produksi.

2.     Pasar input (pasar faktor produksi) adalah interaksi antara permintaan dan penawaran terhadap barang dan jasa sebagai masukan pada proses produksi.

 

 

     D.Fungsi Pasar

       Adapun fungsi pasar ada tiga macam yaitu :

 

1.     Fungsi Distribusi

Pasar sebagai alat distribusi berfungsi mendekatkan jarak anatara konsumen dan produsen dalam melakukan transaksi.

Contohnya, jika kita ingin membeli buku, kita tidak perlu pergi ke pabrik buku cukup pergi ke toko buku terdekat saja.

 

2.     Pasar sebagai pembentuk harga

Pasar merupakan tempat pertemuan antara penjual dan pembeli. Di pasar tersebut penjual menawarkan barang-barang atau jasa kepada pembeli. Pembeli yang membutuhkan barang atau jasa kepada pembeli. Pembeli yang membutuhkan barang atau jasa akan berusaha menawar harga dari barang atau jasa tersebut, sehingga terjadilah tawar-menawar antara kedua belah pihak. Setelah terjadi kesepakatan, terbentuklah harga. Dengan demikian, pasar berfungsi sebagai pembentuk harga.

    

3.     Pasar sebagai sarana promosi

Pasar sebagai sarana promosi artinya pasar menjadi tempat memperkenalkan dan menginformasikan suatu barang/jasa tentang manfaat, keunggulan dan kekhasannya pada konsumen.

 

 

 

 

 

 

 

 

BAB III

MACAM-MACAM PASAR

 

  A.Macam – Macam Pasar

Pasar dapat dikelompokkan menjadi 4 jenis:

1.     Pasar Barang

Pasar barang adalah pasar yang menjual produk dalam bentuk barang. Dibagi menjadi dua:

Ø Pasar Barang nyata atau riil ( pasar yang menjual produk dalam bentuk barang yang bentuk dan fisiknya jelas).

Ø Pasar Barang Abstrak ( pasar yang menjual produk yang tidak terlihat atau tidak riil secara fisik).

 

2.     Pasar Jasa / Tenaga

Pasar jasa adalah pasar yang menjual produknya dalam bentuk penawaran jasa atas suatu kemampuan.

Contoh : pasar jasa seperti pasar tenaga kerja, RumahSakit yang menjual jasa kesehatan.

 

3.     Pasar Uang dan Modal

Ø Pasar Uang

Pasar Uang adalahpasar yang memperjual belikan mata uang Negara – Negara  yang berlaku di dunia. Disebut juga sebagai pasar valuta asing / valas / Foreign Exchange / Forex.

Contohnya adalah transaksi forex di BEJ, BES, agen forex, di internet, dll.

 

 

Ø Pasar Modal

Pasar Modal adalah pasar yang memperdagangkan surat –surat berharga sebagai bukti kepemilikan suatu perusahaan bisnis atau kepemilikan modal untuk diinvestasikan sesuai dengan kesepakatan yang telah dibuat. Contohnya seperti saham, reksadana, obligasi perusahaan swasta dan pemerintah, dan lain sebagainya

 

4.     Pasar Luar Negeri

Pasar luar negeri menggambarkan hubungan antara permintaan dalam negeri akan produk impor dan penawaran keluar negeri berupa produk ekspor.

 

B.Jenis Pasar Menurut Karakteristik Demand

1.Pasar Persaingan Sempurna

Karakteristik Pasar :

v Produsen dan Konsumen memiliki informasi yang sempurna.

v Produk yang dihasilkan seorang produsen relative kecil dibanding dengan barang di pasar (industri).

v Produsen tidak dapat mempengaruhi harga.

v Produsen dan konsumen bebas keluar masuk pasarTidak ada campur tangan pemerintah 

 

ü Kelebihan :

v Harga jual produk yang termurah

v Rasio output per penduduk maksimal

v Masyarakat merasa nyaman (tidak perlu memilih barang)

 

ü Kelemahan :

v Asumsi mustahil terwujud

v Lama dalam pengembangan teknologi karena lama normal

v Konflik efisiensi – keadilan

 

         2.Pasar Monopoli

Pasar monopoli terjadi jika hanya ada 1 penjual di pasar tanpa ada pesaing langsung, tidak langsung, baik nyata maupun potensial.

ü Faktor penyebab terbentuknya monopoli :

v Adanya hambatan teknis (special knowledge, tingginya tingkat efisiensi, control sumber faktor produksi)

v Hambatan legalitas (Undang-undang dan hak khusus, hak patent, dan hak cipta)

 

ü Aspek Negatif dari monopoli :

v Berkurangnya kesejahteraan konsumen

v  Memburuknya kondisi makro ekonomi nasional

v Memburuknya kondisi perekonomian internasional

v Aspek Positif dari monopoli

v Efisiensi dan pertumbuhan ekonomi karena laba maksimal

v Efisiensi pengadaan barang publik karena skala usaha yang besar

v Peningkatan kesejahteran masyarakat dalam diskriminasi harga

 

Ø Diskriminasi Harga

Kebijakan diskriminasi harga adalah menjual produk yang sama dengan harga yang berbeda pada pasar yang berbeda dengan tujuan menambah laba melalui eksploitsi surplus konsumen.

 

ü Syarat Diskriminasi Harga :

v Perusahaan memiliki daya monopol

v  Pasar dapat dibagi menjadi dua atau lebih

v Pembagian pasar harus efektif

v  MR di tiap pasar adalah sama agar menghasilkan laba maksimum

 

 

     3.Pasar Persaingan Monopolistik

Karakteristik :

v Terdapat banyak penjual atau produsen

v Adanya diferensiasi produk.

v Produsen dapat mempengaruhi harga

v Produsen dapat keluar masuk pasar

v Promosi penjualan harus aktif

 

ü Kebaikan pasar monopolistik:

v Banyaknya produsen memberikan keuntungan bagi konsumen untuk dapat memilih produk yang terbaik.

v Kebebasan keluar masuk bagi produsen, mendorong produsen untuk selalu melakukan inovasi.

v Diferensiasi produk mendorong konsumen selektif dalam menentukan produk yang akan dibelinya, dan dapat membuat konsumen loyal terhadap produk yang dipilihnya.Pasar relatif mudah dijumpai oleh konsumen

 

ü Kelemahan Pasar monopolistik :

v Pasar monopolistik memiliki tingkat persaingan yang tinggi. Sehingga produsen yang tidak memiliki modal dan pengalaman yang cukup akan cepat keluar dari pasar.

v Dibutuhkan modal yang cukup besar untuk masuk ke dalam pasar monopolistik, karena  pemain pasar di dalamnya memiliki skala ekonomis yang cukup tinggi.

v Pasar ini mendorong produsen untuk selalu berinovasi, sehingga akan meningkatkan biaya produksi yang akan berimbas pada harga produk.

 

          4.Pasar Oligopoli

                     Pasar Oligopoli adalah suatu bentuk pasar yang terdapat beberapa penjual dimana salah satu atau beberapa penjual bertindak sebagai pemilik pasar terbesar (price leader). Umumnya jumlah perusahaan lebih dari dua tetapi kurang dari sepuluh. Dalam pasar oligopoli, setiap perusahaan memposisikan dirinya sebagai bagian yang terikat dengan permainan pasar, di mana keuntungan yang mereka dapatkan tergantung dari tindak – tanduk pesaing mereka. Sehingga semua usaha promosi, iklan, pengenalan produk baru, perubahan harga, dan sebagainya dilakukan dengan tujuan untuk menjauhkan konsumen dari pesaing mereka.

Di Indonesia pasar oligopoli dapat dengan mudah kita jumpai, misalnya pada pasar semen, pasar layanan operator selular, pasar otomotif serta pasar yang bergerak dalam industri berat.

 

ü Ciri – ciri Pasar Oligopoli :

v Terdapat beberapa penjual

v Barang yang dijual homogen atau beda corak

v Sulit dimasuki perusahaan baru

v Membutuhkan peran iklan

v Terdapat satu market leader (pemimpin pasar)

v Harga jual tidak mudah berubah

 

 

Ø Macam – macam Pasar Oligopoli :

1)    Oligopoli murni : menjual barang yang homogen. Biasanya banyak dijumpai dalam industri yang menghasilkan bahan mentah.

 Contoh : pasar semen, produsen bensin

2)    Oligopoli diferensial : menjual barang berbeda corak. Barang seperti itu umumnya adalah barang akhir.

Contoh : pasar mobil, pasar sepeda motor

 

ü Kebaikan Pasar Oligopoli :

v Memberi kebebasan memilih bagi pembeli.

v Mampu melakukan penelitian dan pengembangan produk.

v Lebih memperhatikan kepuasan konsumen karena adanya persaingan penjual.

v Adanya penerapan teknologi baru.

 

ü Keburukan Pasar Oligopoli :

o   Menciptakan ketimpangan distribusi pendapatan

o   Harga yang stabil dan terlalu tinggi bisa mendorong timbulnya inflasi

o   Bisa timbul pemborosan biaya produksi apabila ada kerjasama antar oligopolis karena semangat bersaing kurang

o   Bisa timbul eksploitasi terhadap pembeli dan pemilik faktor produksi

o   Sulit ditembus/dimasuki perusahaan baru dan bisa berkembang ke arah monopoli

 

 

Ø Bentuk pasar oligopoli dikarakterisasikan berdasarkan :  

v Sejumlah besar perusahaan-perusahaan dominan, dengan beberapa yang kecil lainnya.

v Suatu produk yang distandarisasikan maupun dibedakan,

v kekuatan dari perusahaan-perusahaan dominan terhadap harga, namun ketakutan akan   pembalasan,

v hambatan-hambatan secara teknologi dan ekonomi untuk menjadi suatu perusahaan yang dominan,

v penggunaan persaingan non harga yang ekstensif akibat ketakutan akan perang harga.

 

        5.Pasar Internasional
                  pasar internasional Adalah pasar yang memperdagangkan barang-barang yang penjual dan pembelinya meliputi seluruh dunia.