MAKALAH MACAM-MACAM PASAR
A.Latar Belakang Masalah
Pasar
memegang peran penting dalam menggerakkan ekonomi masyarakat Indonesia selain
sebagai muara dari produk-produk rakyat, pasar juga berfungsi sebagai tempat
untuk bekerja yang sangat berarti bagi masyarakat.
Sejak zaman
penjajahan kegiatan pasar beserta para pedagangnya berkembang secara alamiah.
Pasar adalah tempat dimana terjadi interaksi antara penjual dan pembeli, Pasar
didalamnya terdapat
tiga unsur,
yaitu: penjual, pembeli dan barang atau jasa yang keberadaannya tidak dapat
dipisahkan, pertemuan antara penjual dan pembeli menimbulkan transaksi
jual-beli (Majid, 1988).
Menurut
Nastiti (2003) bahwa pasar timbul karena kelebihan produksi setelah kebutuhan
sendiri terpenuhi memerlukan tempat pengaliran untuk dijual, selain itu
pemenuhan kebutuhan akan barang-barang
memerlukan tempat yang praktis untuk mendapatkan barang-barang baik dengan
menukar atau membeli.
Saat ini
pasar dikenal dengan adanya pasar tradisional dan pasar modern. Keberadaan
pasar tradisional sangat besar manfaatnya bagi sebagian besar masyarakat
Indonesia sebagai tempat pemenuhan kebutuhan sehari-hari dankebutuhan berkala
atau kebutuhan sandang dan pangan juga sebagai sarana penunjang kemajuan
perekonomian Negara.
Di pasar
tradisional terdapat banyak jenis komodiatas yang diperjual-belikan biasanya
adalah barang-barang kebutuhan rumah tangga seperti sayuran, sembako, pakaian,
dan barang kebutuhan sehari-hari lainya.
Kementerian
Perdagangan menilai bahwa pengelolaan pasar tradisional masih
bermasalahan sehingga memberikan persepsi
negatif
kepada masyarakat, persoalan utama adalah pengelolaan yang bermasalah
sehingga
pasar tradisonal tidak berjalan optimal, contoh dari pengelolaan pasar yang
bermasalah adalah pasar yang memiliki dana pemeliharaan pasar yang minim, gang
pasar sempit dan sesak serta jalan di depan pasar yang macet dan dipenuhi
pedagang.
BAB II
PENGERTIAN PASAR
A.Pengertian
pasar
Dalam ilmu ekonomi, pasar adalah tempat
bertemunya penjual dan pembeli, tidak selalu memerlukan lokasi fisik,dan bisa merujuk
kepada suatu negara tempat suatu barang dijual dan dipasarkan.
Ø Pasar Pengertian
Menurut:
1. Fisik:
tempat terjadi jual beli.
2.
Fungsional: interaksi permintaan dan penawaran dan terjadi harga keseimbangan
3.
Geografis: mengacu pada koneksi geografi.
B.Pasar Berdasarkan
Wujudnya
1.
Pasar Konkret (nyata) adalah pasar yang tempat
terjadinya secara langsung (tatap muka) antar pembeli dan penjual.
2.
Pasar Abstrak (tidak nyata) adalah pasar yang
menunjukkan hubungan antara penjual dan penjual secara langsung maupun tidak
langsung.
C.Pasar Berdasarkan
Hubungan Dengan Proses Produksi
1. Pasar output
(pasar produk) adalah pasar yang menjual-belikan barang hasil produksi.
2. Pasar input
(pasar faktor produksi) adalah interaksi antara permintaan dan penawaran
terhadap barang dan jasa sebagai masukan pada proses produksi.
D.Fungsi Pasar
Adapun fungsi pasar ada tiga macam yaitu
:
1. Fungsi Distribusi
Pasar sebagai alat distribusi berfungsi mendekatkan
jarak anatara konsumen dan produsen dalam melakukan transaksi.
Contohnya, jika kita ingin membeli buku, kita tidak
perlu pergi ke pabrik buku cukup pergi ke toko buku terdekat saja.
2. Pasar sebagai pembentuk harga
Pasar merupakan tempat pertemuan antara penjual dan
pembeli. Di pasar tersebut penjual menawarkan barang-barang atau jasa kepada
pembeli. Pembeli yang membutuhkan barang atau jasa kepada pembeli. Pembeli yang
membutuhkan barang atau jasa akan berusaha menawar harga dari barang atau jasa
tersebut, sehingga terjadilah tawar-menawar antara kedua belah pihak. Setelah
terjadi kesepakatan, terbentuklah harga. Dengan demikian, pasar berfungsi
sebagai pembentuk harga.
3. Pasar sebagai sarana promosi
Pasar sebagai sarana promosi artinya pasar menjadi
tempat memperkenalkan dan menginformasikan suatu barang/jasa tentang manfaat,
keunggulan dan kekhasannya pada konsumen.
BAB III
MACAM-MACAM PASAR
A.Macam – Macam Pasar
Pasar dapat dikelompokkan menjadi 4 jenis:
1. Pasar Barang
Pasar barang adalah pasar yang menjual produk dalam
bentuk barang. Dibagi menjadi dua:
Ø Pasar Barang
nyata atau riil ( pasar yang menjual produk dalam bentuk barang yang bentuk dan
fisiknya jelas).
Ø Pasar Barang
Abstrak ( pasar yang menjual produk yang tidak terlihat atau tidak riil secara
fisik).
2. Pasar Jasa /
Tenaga
Pasar jasa adalah pasar yang menjual produknya dalam
bentuk penawaran jasa atas suatu kemampuan.
Contoh : pasar jasa seperti pasar tenaga kerja,
RumahSakit yang menjual jasa kesehatan.
3. Pasar Uang
dan Modal
Ø Pasar Uang
Pasar Uang adalahpasar yang memperjual belikan mata
uang Negara – Negara yang berlaku di dunia. Disebut juga sebagai pasar
valuta asing / valas / Foreign Exchange / Forex.
Contohnya adalah transaksi forex di BEJ, BES, agen
forex, di internet, dll.
Ø Pasar Modal
Pasar Modal adalah pasar yang memperdagangkan surat
–surat berharga sebagai bukti kepemilikan suatu perusahaan bisnis atau
kepemilikan modal untuk diinvestasikan sesuai dengan kesepakatan yang telah
dibuat. Contohnya seperti saham, reksadana, obligasi perusahaan swasta dan
pemerintah, dan lain sebagainya
4.
Pasar Luar Negeri
Pasar luar negeri menggambarkan hubungan antara
permintaan dalam negeri akan produk impor dan penawaran keluar negeri
berupa produk ekspor.
B.Jenis
Pasar Menurut Karakteristik Demand
1.Pasar Persaingan Sempurna
Karakteristik Pasar :
v Produsen dan
Konsumen memiliki informasi yang sempurna.
v Produk yang
dihasilkan seorang produsen relative kecil dibanding dengan barang di pasar
(industri).
v Produsen
tidak dapat mempengaruhi harga.
v Produsen dan
konsumen bebas keluar masuk pasarTidak ada campur tangan pemerintah
ü Kelebihan :
v Harga jual
produk yang termurah
v Rasio output
per penduduk maksimal
v Masyarakat
merasa nyaman (tidak perlu memilih barang)
ü Kelemahan :
v Asumsi
mustahil terwujud
v Lama dalam
pengembangan teknologi karena lama normal
v Konflik
efisiensi – keadilan
2.Pasar Monopoli
Pasar monopoli terjadi jika hanya ada 1 penjual di
pasar tanpa ada pesaing langsung, tidak langsung, baik nyata maupun potensial.
ü Faktor
penyebab terbentuknya monopoli :
v Adanya
hambatan teknis (special knowledge, tingginya tingkat efisiensi, control sumber
faktor produksi)
v Hambatan
legalitas (Undang-undang dan hak khusus, hak patent, dan hak cipta)
ü Aspek
Negatif dari monopoli :
v Berkurangnya
kesejahteraan konsumen
v Memburuknya kondisi makro ekonomi nasional
v Memburuknya
kondisi perekonomian internasional
v Aspek
Positif dari monopoli
v Efisiensi
dan pertumbuhan ekonomi karena laba maksimal
v Efisiensi
pengadaan barang publik karena skala usaha yang besar
v Peningkatan
kesejahteran masyarakat dalam diskriminasi harga
Ø Diskriminasi
Harga
Kebijakan diskriminasi harga adalah menjual produk
yang sama dengan harga yang berbeda pada pasar yang berbeda dengan tujuan
menambah laba melalui eksploitsi surplus konsumen.
ü Syarat
Diskriminasi Harga :
v Perusahaan
memiliki daya monopol
v Pasar dapat dibagi menjadi dua atau lebih
v Pembagian
pasar harus efektif
v MR di tiap pasar adalah sama agar menghasilkan
laba maksimum
3.Pasar
Persaingan Monopolistik
Karakteristik :
v Terdapat
banyak penjual atau produsen
v Adanya
diferensiasi produk.
v Produsen
dapat mempengaruhi harga
v Produsen
dapat keluar masuk pasar
v Promosi
penjualan harus aktif
ü Kebaikan
pasar monopolistik:
v Banyaknya
produsen memberikan keuntungan bagi konsumen untuk dapat memilih produk yang
terbaik.
v Kebebasan
keluar masuk bagi produsen, mendorong produsen untuk selalu melakukan inovasi.
v Diferensiasi
produk mendorong konsumen selektif dalam menentukan produk yang akan dibelinya,
dan dapat membuat konsumen loyal terhadap produk yang dipilihnya.Pasar relatif
mudah dijumpai oleh konsumen
ü Kelemahan
Pasar monopolistik :
v Pasar
monopolistik memiliki tingkat persaingan yang tinggi. Sehingga produsen yang
tidak memiliki modal dan pengalaman yang cukup akan cepat keluar dari pasar.
v Dibutuhkan
modal yang cukup besar untuk masuk ke dalam pasar monopolistik, karena
pemain pasar di dalamnya memiliki skala ekonomis yang cukup tinggi.
v Pasar ini
mendorong produsen untuk selalu berinovasi, sehingga akan meningkatkan biaya
produksi yang akan berimbas pada harga produk.
4.Pasar Oligopoli
Pasar Oligopoli adalah suatu bentuk pasar yang terdapat beberapa penjual
dimana salah satu atau beberapa penjual bertindak sebagai pemilik pasar
terbesar (price leader). Umumnya jumlah perusahaan lebih dari dua tetapi kurang
dari sepuluh. Dalam pasar oligopoli, setiap perusahaan memposisikan dirinya
sebagai bagian yang terikat dengan permainan pasar, di mana keuntungan yang
mereka dapatkan tergantung dari tindak – tanduk pesaing mereka. Sehingga semua
usaha promosi, iklan, pengenalan produk baru, perubahan harga, dan sebagainya
dilakukan dengan tujuan untuk menjauhkan konsumen dari pesaing mereka.
Di Indonesia pasar oligopoli dapat dengan mudah kita
jumpai, misalnya pada pasar semen, pasar layanan operator selular, pasar
otomotif serta pasar yang bergerak dalam industri berat.
ü Ciri – ciri
Pasar Oligopoli :
v Terdapat
beberapa penjual
v Barang yang
dijual homogen atau beda corak
v Sulit
dimasuki perusahaan baru
v Membutuhkan
peran iklan
v Terdapat
satu market leader (pemimpin pasar)
v Harga jual
tidak mudah berubah
Ø Macam –
macam Pasar Oligopoli :
1) Oligopoli
murni : menjual barang yang homogen. Biasanya banyak dijumpai dalam industri
yang menghasilkan bahan mentah.
Contoh : pasar semen, produsen bensin
2) Oligopoli
diferensial : menjual barang berbeda corak. Barang seperti itu umumnya adalah
barang akhir.
Contoh : pasar mobil, pasar sepeda
motor
ü Kebaikan
Pasar Oligopoli :
v Memberi
kebebasan memilih bagi pembeli.
v Mampu
melakukan penelitian dan pengembangan produk.
v Lebih
memperhatikan kepuasan konsumen karena adanya persaingan penjual.
v Adanya
penerapan teknologi baru.
ü Keburukan
Pasar Oligopoli :
o Menciptakan
ketimpangan distribusi pendapatan
o Harga yang
stabil dan terlalu tinggi bisa mendorong timbulnya inflasi
o Bisa timbul
pemborosan biaya produksi apabila ada kerjasama antar oligopolis karena
semangat bersaing kurang
o Bisa timbul
eksploitasi terhadap pembeli dan pemilik faktor produksi
o Sulit
ditembus/dimasuki perusahaan baru dan bisa berkembang ke arah monopoli
Ø Bentuk pasar
oligopoli dikarakterisasikan berdasarkan :
v Sejumlah
besar perusahaan-perusahaan dominan, dengan beberapa yang kecil lainnya.
v Suatu produk
yang distandarisasikan maupun dibedakan,
v kekuatan
dari perusahaan-perusahaan dominan terhadap harga, namun ketakutan akan
pembalasan,
v hambatan-hambatan
secara teknologi dan ekonomi untuk menjadi suatu perusahaan yang dominan,
v penggunaan
persaingan non harga yang ekstensif akibat ketakutan akan perang harga.
5.Pasar
Internasional
pasar internasional Adalah
pasar yang memperdagangkan barang-barang yang penjual dan pembelinya meliputi
seluruh dunia.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar